Senyap

Beri aku waktu untuk menjalani transformasi ini.

Karena hanya untuk sekali, aku ingin merasakan kebebasan yang sesungguhnya. Izinkan aku untuk berpikir, untuk mencerna, dan mengetahui apa yang ku inginkan. Tidak pernah ada waktu yang cukup untuk berkontemplasi dan memaknai tujuan yang kabur. Tidak ada kesempatan untuk melihat lebih jauh ke dalam. Selalu ada paksaan untuk mengekstrapolasi, tapi jika permintaan masih bisa diterima, berikanlah satu hal yang paling kuinginkan saat ini.

Mungkin aku hanya ingin lari dari semua ekspektasi yang harus selalu aku penuhi. Mungkin aku hanya ingin menemukan kebahagiaanku sendiri.

Karena itu, enyahlah, tolonglah.

Aku tidak minta dikasihani, aku tidak minta dipuji, aku juga tidak minta disakiti.

Aku hanya butuh waktu untuk diriku sendiri. Mungkin sekarang, mungkin nanti, mungkin kapan-kapan. Matikan lampu. Matikan musik. Matikan suara apa pun karena aku tidak ingin mendengarkan. Lapurkan pandangan secanggih mukjizat karena aku tidak butuh pertimbangan. Sesungguhnya aku tidak butuh kata-kata atau pemikiran yang lantang disuarakan…

karena yang ku butuhkan hanya senyap.

Advertisements

Author: mfaradina

An Indonesian. A reliable realist outside yet a romantic dreamer at heart.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s