Kecamuk

Terkadang keadaan tidak menyediakan ruang untuk alasan.

Mengapa selalu harus ada tanda tanya, jika titik koma sudah terlanjur ditasbihkan?

Ada daun-daun yang tertiup dan membawa seribu kata-kata.

Tapi rasanya sudah lama.

Lampu-lampu bersinar tanpa ampun. Cahaya yang terlalu terang, menyilaukan, membutakan.

Mungkin ada sesuatu yang hilang terbawa arus air kotor. Tertimbun dalam kubangan. Mengendap dalam pusaran kelabu.

Benarkah?

Alasan, aku butuh alasan.

Bukan kecamuk samar yang tidak menuntun

siapa-siapa dalam gelap.

 

 

Advertisements

Author: mfaradina

An Indonesian. A reliable realist outside yet a romantic dreamer at heart.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s